REKONSTRUKSI RUMAH PASCA GEMPA MENGGUNAKAN STRATEGI PENDUDUK DENGAN MODAL SOSIAL (SOCIAL CAPITAL) DI DUSUN BARAN, SRIHARDONO, BANTUL

Cuti Winarti

Abstract


Bencana alam gempa bumi yang melanda Yogyakarta pada tanggal 27 Mei 2006 telah meluluhlantakkan Kabupaten Bantul dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana tingkat pengetahuan penduduk mengenai tempat tinggal yang memenuhi standar rumah sehat dan aman, mempelajari kecepatan pemulihan kembali rumah pasca gempa ditinjau dari aspek modal social, aspek kependudukan dan aspek social ekonomi, mengkaji karakteristik atau kecenderungan strategi penduduk dalam pembangunan kembali rumah pasca gempa dengan memanfaatkan elemen modal social. Penelitian dilakukan di Dusun Baran, Srihardono, Bantul, Yogyakarta. Hal ini karena Dusun Baran merupakan lokasi yang dekat pusat gempa, dan 90 persen (252) bangunan rumah di dusun Baran rusak berat.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dan wawancara terstruktur, serta observasi dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitaf dan kualitatif. Variabel penelitian terdiri dari variabel independen, yang terdiri dari aspek kependudukan, aspek sosial ekonomi, dan aspek modal social, sedangkan variabel dependen terdiri dari kecepatan pembangunan kembali rumah pasca gempa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat akan rumah sehat dan aman sangat baik. 80 % penduduk memanfaatkan strategi modal sosial, dan 20 % penduduk tidak memanfaatkan strategi modal sosial. Aspek modal sosial yang paling mempengaruhi kecepatan membangun kembali adalah aspek kepercayaan dan gotong – royong / kerjasama. Dengan demikian faktor eksternal seperti bantuan dana rekonstruksi dari pemerintah dan nonpemerintah, maupun bantuan material lebih cenderung mendukung kecepatan pembangunan kembali rumah pasca gempa. Hal-hal yang disarankan: Proses rehabilitasi dan rekonstruksi sebaiknya melalui pemberdayaan dan partisipasi masyarakat ( community organizing and partisipatory development), pembangunan yang mengindikasikan kearifan lokal sebaiknya dijaga dan dipelihara, hendaknya ada peningkatan kapasitas kelembagaan masyarakat yang cepat tanggap terhadap bencana


Keywords


Rekonstruksi rumah; Kerja Sama (Cooperation); Kepercayaan (Trust); Kepemimpinan Lokal (Leadership); Hutang Budi (Claims)

Full Text:

PDF

References


Amin, 1997. Sanitasi Lingkungan Perumahan Beserta wawasan Masyarakatnya DiDesa – Desa Tertinggal. Yogyakarta: Tesis S2 Ilmu Lingkungan UGM.

Australian Bureau of Statistics. 2002. Social Capital and Social Wellbein., Australian:Australian Bureau of Statistics.

Bappenass- Pemda Prop.DIY- Pemda Prop Jateng. 2006. Penilaian Awal Kerusakandan Kerugian Bencana Alam di Yogyakarta dan Jawa Tenga., Jakarta:Bappenass- Pemda Prop.DIY- Pemda Prop Jateng.

Damayanti,Sari. 2005. Modal Sosial pada Komunitas Penghuni Perumahan PerumnasMinomartani, Kelurahan Minomartani, Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman.Yogyakarta: Tesis S2 MPKD - UGM.

Departement For International Development. 1999. Social Capital. Departement ForInternational Development Rural Livelihoods Departement.

Kasto,Prof. 2004. Potensi Sumberdaya Manusia (SDM). Yogyakarta: PusdiklatSPIMNAS Bidang TMKP Lembaga Administrasi Negara – Fakultas GeografiUniversitas Gadjahmada.

Kelurahan Srihardono. 2007. Data Monografi Desa. Srihardono: Kelurahan Srihardono

Nes, Marnia.2006. Modal Sosial Modal BKM dan MasyarakatMenanggulangiKemiskinan. Jakarta: Modul Modal Sosial

Praptoko, Danang. 2007. Peran Kelompok Masyarakat (POKMAS) dalam ProgramRekonstruksi Rumah Pasca Bencana Gempa Bumi ( Studi Kasus Dusun JetisPatalan Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul. Yogyakarta: Tesis S2 MPKD-UGM.

Pretty, J. & H.Ward. 1999. Social Capital and The Environment. University of Essex :Centre for Environment and Society.

Priyo, Sutanto. 2001. Analisa Data. Jakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat –

Universitas Indonesia.

Rahardjo, Paulus. 2006. Dampak kerusakan Infrastruktur dan Bangunan pada Gempa27 Mei 2006 di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah., Bandung: UniversitasKatolik Parahyangan.

Salvato,J.a. 1982. Environmental Engineering and Sanitation. Canada: John Wiley &

Sons.Inc.




DOI: https://doi.org/10.37412/jrl.v2i2.3

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Rekayasa Lingkungan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats