SEBARAN INTRUSI AIR LAUT TERHADAP AIR SUMUR MASYARAKAT KALURAHAN PARANGTRITIS, KAPANEWON KRETEK, KABUPATEN BANTUL

Authors

  • Vicky Elsa Puteri Teknik Kelautan, Institut Teknologi Yogyakarta
  • Sri Haryanti Prasetiyowati Teknik Kelautan, Institut Teknologi Yogyakarta
  • Primanda Kiky Widyaputra Teknik Kelautan, Institut Teknologi Yogyakarta
  • Edy Masduqi Teknik Kelautan, Institut Teknologi Yogyakarta

Abstract

Kalurahan Parangtritis merupakan wilayah pesisir yang berada di Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kalurahan ini memiliki berbagai aktivitas masyarakat dalam kegiatan perekonomian. Kawasan ini sebagian besar wilayahnya pertanian dan penduduknya bekerja sebagai petani, selain itu sebagian penduduk memilki peternakan. Berada di wilayah pesisir tidak sedikit masyarakat setempat bekerja sabagai nelayan maupun pekerja wisata. Hal tersebut tidak luput dengan kebutuhan air bersih untuk menunjang aktivitas – ativitas keseharian masyarakat setempat. Kebutuhan air bersih yang meningkat, diduga terjadi potensi intrusi air laut di kedua kalurahan akibat penggunaan yang berlebihan air bersih untuk memenuhi kebutuhan aktivitas – aktivitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intrusi air laut di Kalurahan Parangtritis.  Metode penelitian pada penelitian  ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif, serta analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan analisis spasial parameter salinitas dengan hasil uji kadar salinitas <500 ppm tergolong air tawar. Serta analisis spasial parameter daya hantar listrik (DHL) dengan hasil uji kadar DHL <1.500 µS/cm tergolong air tawar. Sehingga kedua parameter tesebut tidak menunjukkan terjadinya sebaran intrusi air laut di Kalurahan Parangtritis ini tidak mengalami intrusi air laut. Menurut PP  Nomor 82 Tahun 2001, kalurahan ini tidak memenuhi syarat buku mutu air kelas 2, 3, dan 4.

Downloads

Published

2024-01-25

Issue

Section

Articles