EFEKTIVITAS TANAMAN ECENG GONDOK (EICHORNIA CRASSIPES) DAN SUBSTRAT ORGANIK DALAM MENGELOLA KUALITAS AIR ASAM TAMBANG BATUBARA

Authors

  • Asri Fridtriyanda Teknik Pertambangan, Universitas Palangka Raya
  • Neny Sukmawatie Teknik Pertambangan, Universitas Palangka Raya
  • Yunida Iashania Teknik Pertambangan, Universitas Palangka Raya

Abstract

Penambangan dengan sistem tambang terbuka memberikan dampak terhadap lingkungan seperti Air Asam Tambang. Air Asam Tambang terbentuk karena terekspose nya kandungan mineral sulfide dan mengalami proses oksidasi. Proses tersebut menghasilkan sulfat dengan tingkat keasaman yang tinggi sehingga dapat mempengaruhi kualitas lingkungan secara langsung maupun tidak langsung.  Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik pada lampiran VI menyatakan bahwa  Air Asam Tambang harus dilakukan pemulihan dan pengelolaan air. Salah satu cara pengelolaan air yaitu secara pasif dengan menggunakan Eceng Gondok (Eichornia sp) dan substrat organik. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian untuk menganalisa efektivitas tanaman eceng gondok dan substrat organik dengan perlakuan yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai efektivitas pengelolaan kualitas air dengan menggunakan Eceng Gondok dan Substrat Organik takaran yang efektif  yaitu Perlakuan B (10 Eceng Gondok dan 2 kg Substrat Organik) merupakan perlakuan yang paling efektif dari semua perlakuan. Peningkatan pH dari 3,03 menjadi 6,01 pada hari ke-4, penurunan TSS dari 30 mg/l menjadi 5 mg/l pada hari ke-16, penurunan Fe dari 5,858 mg/l menjadi <0,033 pada hari ke-4 dan penurunan Mn dari 6,973 mg/l menjadi 1,914 mg/l pada hari ke-8.

Downloads

Published

2024-04-30

Issue

Section

Articles