PEMANFAATAN KULIT BUAH ALPUKAT (Persea americana Mill.) SEBAGAI CAMPURAN PEMBUATAN BIO HAND SANITIZER

Authors

  • Rizky Bagus Anjana Institut Teknologi Yogyakarta
  • Rukmini Institut Teknologi Yogyakarta
  • Dewi Rahyuni Institut Teknologi Yogyakarta
  • Nur Iswanto Institut Teknologi Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.37412/jrl.v25i2.442

Abstract

Bio hand sanitizer adalah cairan atau gel yang berfungsi untuk membunuh kuman, bakteri, dan virus pada tangan tanpa memerlukan air dan sabun, namun mengandung alkohol berkisar 60%. Kulit  buah  alpukat (Persea americana Mill) mengandung  senyawa  flavonoid,  saponin,  alkaloid   dan  tanin  yang  sangat bermanfaat untuk bahan tambahan pembuatan bio hand sanitizer karena   bersifat   sebagai   antibakteri, dan antivirus   alami.   Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dosis terbaik ekstrak kulit buah alpukat, menganalisis perbandingan  kualitas  bio  hand  sanitizer  ekstrak  kulit buah alpukat  beraroma  serai dapur (Cymbopogon citratus) dengan satu merk bio hand sanitizer yang beredar di pasaran.

Penelitian ini dilaksanakan pada skala laboratorium, dengan variabel bebas dosis ekstrak kulit buah alpukat, yang terdiri dari 0 ml/200 ml, 10 ml/200 ml, 20 ml/200 ml dan 30ml/200 ml. Sedangkan variabel terikatnya meliputi uji antibakteri Staphylococcus aures, dan antibakteri Escherichia coli, serta pH. Data penelitian dianalisis menggunakan Anova α 5%, dan dilanjutkan uji LSD α 5%.

Berdasar analisis keragaman dan uji LSD α 5% diperoleh dosis ekstrak kulit buah alpukat yang menghasilkan bio hand sanitizer dengan kualitas terbaik yaitu 10 ml//200 ml. Zona hambat antibakteri Staphylococcus aureus sebesar 20,3 mm, dan zona hambat antibakteri Escherichia coli sejauh 0 mm, dengan pH 4,29. Berdasar hasil uji perbandingan terhadap satu merk bio hand sanitizer yang beredar di pasaran, maka bio hand sanitizer dengan campuran ekstrak kulit buah alpukat layak dipasarkan.

Downloads

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles