PENERAPAN PENGOAHAN KELAPA TERPADU UNTUK PENINGKATAN KAPASITAS KOPERASI, USAHA MIKRO DAN KECIL (PK2UMK) DI KABUPATEN PANGANDARAN
Abstract
Indonesia sebagai negara yang mempunyai perkebunan kelapa terluas di dunia memiliki
potensi untuk dikembangkan menjadi produk unggul dan menjadi sentra ekonomi baru bagi
masyarakatnya. Namun pendapatan dari produk kelapa belum menjadi predikat terbaik karena
masih kalah dengan negara seperti Philipina dan Thailand. Hal ini disebabkan teknologi
pengolahan kelapa di Indonesia belum sebaik negara tersebut baik metode maupun fasilitas
produksi. Kabuatan Pangandaran merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki
luasan kelapa terluas nomor tiga. Permasalahan dalam pengembangan kelapa telah lama
dilakukan oleh masyarakat kabupaten Pangandaran yang terbentuk dalam kapasitas usaha
seperti koperasi dan UMKM. Dengan adanya animo masyarakat dan dukungan pemerintah
melalui Dinas Koperasi,Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian
pelakasanaan pengabdian masyarakat dengan pelatihan pengolahan kelapa menjadi VCO dan
minyak goreng dapat dilaksanakan dengan baik dan para peserta dapat mengopearsikan
peralatan pengolahan kelapa dengan baik serta bisa membuat produk VCO dan minyak goreng
kualitas kualitas SNI.


