Kebijakan Plagiarisme

Environmental Insight Journal (EIJ) menerapkan kebijakan yang ketat tentang plagiasi. Prinsipnya plagiasi tidak dapat diterima oleh EIJ karena plagiasi yang berlebihan adalah pencurian karya ilmiah seseorang. Hal ini diterapkan untuk menjamin originalitas, integritas, dan kredibilitas publikasi.
EIJ akan menggunakan mekanisme terukur dan dapat dipertanggungjawabkan di dalam mendeteksi dan mengukur tingkat plagiasi naskah yang diserahkan kepada EIJ. Batas maksimal plagiasi yang masih dapat diterima adalah 20%. Terhadap plagiasi ini, tim editor EIJ berhak menolak naskah tanpa harus menunjukkan bagian mana dari naskah yang merupakan hasil plagiasi kepada penulis.
Jika kelak ternyata artikel yang diterbitkan oleh EIJ dicurigai dan atau terbukti merupakah hasil plagiasi, maka EIJ tidak bisa dituntut atas artikel yang telah diterbitkannya. Tuntutan plagiasi tetap melekat kepada penulis artikelnya, dan EIJ akan membatalkan artikel yang terlanjur diterbitkan.
Dengan ditulisnya kebijakan plagiasi ini, pihak EIJ berharap bahwa semua penulis memahami dan menerima kebijakan plagiasi ini.