Penerapan POAC dalam Pencegahan Penyakit Akibat Kerja Berbasis Lingkungan pada Kegiatan Penambangan Pasir Ilegal

Penulis

  • Elisabeth Evenince Universitas Muhammadiyah Maumere
  • Akmal Aminudin Universitas Muhammadiyah Maumere
  • Yoseph Keytimu Universitas Muhammadiyah Maumere

DOI:

https://doi.org/10.37412/eij.v3i1.510

Kata Kunci:

POAC, penyakit akibat kerja, penambangan ilegal, kesehatan lingkungan kerja

Abstrak

Kegiatan penambangan pasir ilegal merupakan fenomena yang masih marak terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Desa Watutena, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka. Kegiatan ini berlangsung tanpa perizinan formal dan tanpa mekanisme perlindungan kesehatan kerja yang memadai, sehingga pekerja dapat menghadapi risiko penyakit akibat kerja (PAK) berbasis lingkungan yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis penerapan fungsi manajemen Planning, Organizing, Actuating, Controlling (POAC) dalam upaya pencegahan PAK berbasis lingkungan pada kegiatan penambangan pasir ilegal di Desa Watutena. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan kunci, observasi langsung di lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh elemen POAC tidak diterapkan secara terstruktur, dengan enam dari delapan indikator bernilai nol. Tiga faktor risiko dominan yang teridentifikasi meliputi pajanan debu silika (71,4% pekerja mengeluhkan gejala respirasi), ergonomi manual handling (71,4%), dan paparan panas matahari langsung (85,7%). Status ilegal dan ketidakhadiran manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) membuat kegiatan ini berada di luar jangkauan pengawasan pemerintah.

 

Diterbitkan

25-08-2026

Terbitan

Bagian

Articles